Kue Kering Kombinasi, ‘Putri Salju’ Asin

Membayangkan lumernya kukis putri salju yang ambrol di mulut bikin penasaran membuatnya. Tetapi, karena saya kurang suka rasa manis, alhasil mengombinasikan resep putri salju pada umumnya dengan tambahan parutan keju dalam adonan. Yaa… bisa juga tetap dibalur gula halus, tapi saya memilih tidak.

putri salju rasa keju :)

putri salju rasa keju 🙂

Bahan-bahan:

  • 400 gram tepung terigu (protein rendah)
  • 50 gram tepung jagung (maizena)
  • 150 gram butter & 150 gram mentega (bisa semua butter atau mentega)
  • 1 kuning telur
  • 80 gram keju edame parut
  • 1 0ns kacang kenari/almond tumbuk kasar
  • 2 sdm gula halus
    bikin kue kering tanpa mixer, jadi juga.

    bikin kue kering tanpa mixer, jadi juga.

Cara membuat:

  1. Kocok mentega (suhu ruangan) campur dengan gula halus, tambahkan kuning telur, parutan keju, dan kacang tumbuk semua saya campur kocok manual
  2. Masukkan bahan tepung yang sudah dicampur garam. Campur bertahap atau diayak terlebih dahulu. Ratakan campuran dengan spatula atau sendok kayu
  3. Uleni sebentar sampai menyatu lalu bungkus dengan plastik/wadah dan masukkan ke dalam kulkas sekitar 20-30 menit
  4. Adonan sudah padat setelah didinginkan, lalu cetak sesuai selera. Beri taburan tepung ketika memipihkan adonan dan mencetaknya
  5. Panaskan oven sekitar 15 menit api besar, saya menggunakan oven tangkring
  6. Taruh adonan yang sudah dicetak ke loyang/baking tray yang sudah diolesi mentega
  7. Oven selama 20-25 menit menggunakan api sedang, cek pada menit ke-15 atau 20 siapa tahu sudah matang
  8. Keluarkan kue kering. Untuk putri salju pada umumnya bisa dibalur gula halus setelah didinginkan 5 menit.

    Dengan  resep di atas bisa jadi sekitar 80 pcs kue kering untuk 3 toples kecil.

    tampilan matang

    tampilan matang

Resep ini kombinasi putri salju dengan kaastengels dengan hasil kue kering gurih asin. Selamat mencoba-coba.

Tentang ninangablak

menulis rupa-rupa, mengamati, perjalanan, merenung, menikmati.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di CERITA DAPUR, F & B dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s