Capcay Brokoli

Masakan capcay selama ini identik dengan kubis dan wortel kan ya? Paling tidak dua jenis sayuran itu seringkali wajib di menu ini.

Tetapi, sebagai penyuka brokoli, kali ini saya memanfaatkannya untuk jadi sayuran utama pada menu capcay yang saya buat.

Pilihan capcay brokoli juga dipilih sekaligus untuk memanfaatkan sayur yang ada di kulkas. Karena cuma brokoli yang ada. Plus sisa wortel dan jagung serut.

Bumbu yang dipakai pun juga sangaaaaat simpel. Intinya cuma bawang putih dan bawang bombai.

image

Yang pengin coba bikin, ini resepnya.

Bahan:
– setangkai brokoli ukuran besar potong kecil kecil
– 2 wortel ukuran dua ruas jari, potong agak tipis sesuai selera
– jagung pipil/serut segenggam atau sesuai selera

Bumbu:
– dua siung bawang putih, geprek aja
– bawang bombai (sesuaikan saja)
– merica bubuk
– garam
– gula pasir
– kecap asin raja rasa biar a la ala warung chinese food hehe
– 1sdt tapioka kalau mau kuah agak kental
– minyak goreng dan air secukupnya

Cara memasak:
– panaskan minyak goreng, tumis bawang geprek disusul bawang bombai sampai layu dan wangi bumbu
– masukkan potongan wortel dan jagung serut
– beri 2sdm kecap raja rasa, merica, gula, lalu tambahkan setengah gelas air
– susulkan brokoli
– tambahkan tapioka yang sudah dicairkan dan icip untuk memastikan rasanya
– tunggu brokoli agak laku, angkat.
– YAKSIP

Buat yang mau modifikasi ditambahkan telur juga bisa. Telur dicampurkan setelah bumbu bawang agak layu dan kasih sedikit air.

image
Capcay brokoli siap dinikmati, cocok juga dimakan tanpa nasi dengan tambahan ayam karage.

Bikin Cendol Dawet Instan

Saya termasuk penyuka kuliner tradisional Jawa, termasuk aneka jenis minuman daerah dan jejamuan. Yang khas dari minuman daerah Jawa (Tengah) adalah es dawet atau banyak juga yang menyebut es cendol.

dawet bikinan sendiri. rasanya mayaan.
dawet bikinan sendiri. rasanya hmm lumayaan 🙂

Ngomong soal dawet, yang terlintas seringkali minuman khas Banjarnegara. Membayangkannya bikin hauuus. Minuman bersantan dengan isian dawet/cendol dan pemanis gula jawa atau sirup. Yang mau sedep lagi bisa ditambahkan irisan nangka saat merebus gula jawa.

Sekarang ini, bikin dawet atau cendol tidak terlalu sulit. Soalnya, sudah ada bahan instan di sejumlah toko swalayan. Alhasil, saya yang belum pernah membuat dawet, bisa dengan berhasil menciptakan butiran kenyal yang warnanya ijo ituuu…

bahan dawet instan harganya Rp7.500 sebungkus
bahan dawet instan harganya Rp7.500 sebungkus

Ringkasnya demikian:
– beli satu bungkus bahan instan tepung dawet merek ‘sruut’. bisa pilih rasa pandan hijau, frambozen merah, dan vanila putih.
– komposisinya tepung sagu, tapioka, tepung kacang hijau, perisa

campuran bahan dawet instan sudah mulai mengental ketika dimasak di atas api sedang
campuran bahan dawet instan sudah mulai mengental ketika dimasak di atas api sedang

Cara membuat:
– campurkan 100gr sebungkus bubuk tepung dengan 600cc air, aduk rata
– panaskan di atas api sedang, aduk perlahan hingga tepung dan air mengental dan berubah warnanya kematangan
– siapkan wadah berisi air dingin/es untuk menampung dawet
– tuangkan bahan dawet yang mengental dengan cetakan. saya pakai parutan bumbu yang lubangnya agak besar
– dawet/cendol akan terbentuk setelah masuk ke air es dan siap disajikan jadi minuman

 

saya pakai parutan untuk mencetak dawet hehe
saya pakai parutan untuk mencetak dawet hehe

 

 

untuk santan saya cairkan santan instan dengan 4 gelas air lalu tambahkan gula merah/pasir sesuai selera, tabur sedikit garam untuk memantapkan rasa. Mantaaap.

 

wpid-img_20150623_213140.jpg

 

 

 

 

 

dawet bikinan sendiri mah enak aja 😀

MUESLI: Bekal Praktis daripada Jajan

Mau makan apa ya? Enaknya makan apa nih? Warung mana yang buka?

Kira-kira pikiran itu mampir di benak kalau sudah mendekati jam makan di sela pekerjaan. Nah, dalam beberapa bulan terakhir, saya sengaja menyempatkan diri untuk menyiapkan bekal makan, baik itu sarapan, makan siang, atau makan malam.

Ini menu praktis, muesli dengan stroberi - kurma (mumpung lagi banyak dijual)
Ini menu praktis, muesli dengan stroberi – kurma (mumpung lagi banyak dijual)

Lhah, iya, pekerjaan saya kadang jadwal pagi, kadang siang, seringkali juga hingga larut malam. Jadi makanan yang praktis disiapkan dan tidak lekas basi jadi pilihan.

Apalagi, -alasannya- pekerjaan di dalam ruangan menuntut saya untuk ‘jaga gawang’ di depan komputer. Meskipun sebenarnya ada jam istirahat, tampaknya justru penyakit malas yang jinak, jadi suka beranjak dari tempat duduk maupun ke luar ruangan saat jam makan siang atau bahkan makan malam kalau pas ada piket lepas jam 19.00 wib.

Jadinya, muesli menjadi salah satu andalan. Nyiapinnya singkat, bahannya cukup gampang didapat, dan bisa tahan cukup lama di suhu luar ruang, apalagi kalau ditaruh di kulkas kantor.

Muesli, apa itu? Bagi yang awam dengan nama ini, SAMA, saya juga awalnya tidak tahu. Bahan ini bisa didapatkan di supermarket kok, ada yang merek supermarketnya, ada juga yang merek khusus. Saya belinya yang merek LOWAN, soalnya ya cuma itu yang tersedia. Ada dua pilihan, warna kuning untuk biji-bijian yang manis dan merah kecoklatan untuk yang hambar.

Keterangan detil soal muesli bisa dilihat di sini http://en.wikipedia.org/wiki/Muesli.

Muesli dengan potongan stroberi. Untuk menikmatinya, cukup ditambahkan susu atau kalau suka bisa pakai yogurt biar tambah kecuuuttt
Muesli dengan potongan stroberi. Untuk menikmatinya, cukup ditambahkan susu atau kalau suka bisa pakai yogurt biar tambah kecuuuttt

Sederhananya, muesli itu biji-bijian kering dari buah dan kacang yang dikeringkan, macam oatmeal. Untuk menikmatinya, biasa direndam dengan yoghurt, kefir, susu, juga jus buah beberapa menit.

Saya belum pernah coba muesli berkuah jus, lain kali lah pasti akan dites lidah. Tapi, muesli dengan yogurt bukan kesukaan saya, rasanya kecut dan hambar muesli jadi tambah nggak cocok di lidah.

Jadinya, selama ini yang pas ya muesli saja dengan susu tanpa lemak. Beberapa paduan yang pernah saya buat:

Muesli yang direndam lebih dari 4 jam tetap oke dimakan
Muesli yang direndam lebih dari 4 jam tetap oke dimakan

– muesli + stroberi + susu

– muesli + stroberi + kurma + susu

– muesli + pisang + yogurt + susu

– muesli + pisang + susu coklat manis

 

 

 

Untuk takarannya menyesuaikan selera saja, yang jelas susu/yogurt dituang hingga muesli terendam. Kalau suka agak lembek ya rendam lebih dari sejam, yang suka agak kriuk bisa rendam 10-15 menit saja. Saya sih suka rendam 4-5 jam karena langsung untuk bekal di kantor, so far rasanya tetap masuk.

Ini menu praktis, muesli dengan stroberi - kurma - susu segar.
Ini menu praktis, muesli dengan stroberi – kurma – susu segar.

Dari paduan kuahnya, lidah saya lebih memilih susu tanpa lemak. Pilihan susu coklat manis, susu krim vanila, dan yogurt tidak pas.

Tentu saja ya, ‘bubur biji’ setengah mangkuk bisa bikin kenyang. saya biasanya hanya 4-6 sendok teh muesli dicampur setengah gelas susu. kenyangnya luar biasa.

Diet Mayo: Gagal Tuntas, Tapi Turun 4 Kg

Diet mayo heboh banget ya, sampai-sampai aku dan mas bojo, si suami, tertarik melakukannya.

Selama Menyiapkan menu, saya pakai model diet mayo yang ini;
Selama Menyiapkan menu, saya pakai model diet mayo yang ini;

 

Tentu saja sudah ada bukti untuk kami lihat sebagai pedoman-bahwa diet ini efektif- setidaknya meskipun hanya sementara haha..

Baiklah, singkat cerita, dari 13 hari diet yang dijadwalkan pada pertengahan Mei 3015, aku gagal dong di hari ketiga atau keempat [lupa].

Tetapi tetap terus melanjutkan menu dengan cheating yang asin-asin gituuuuh.

 

 

Ini kreasi menu diet mayo-nya:

Hari 1 : Semua berjalan sesuai jadwal. Berat bagi yang tidak terbiasa makan raw food ya, kalau saya, soal menunya oke banget. Cumaaa…enggak pake garemnya itu loh, menyiksaa. Hari pertama pengin Chitato! Yang jadi catatan, saya ambil jam makan siang agak lebih sorean sekitar jam 14.00 dan sebelumnya dari pagi agak nahan lapar gitu. Pas makan malam biasa saja.

kreasi menu telur, bayam, ayam merica, & kentang tumbuk
kreasi menu telur, bayam, ayam merica, & kentang tumbuk

Hari 2 : Lancar juga, cuma masih tetep senewen pengin Chitato. Serius. diet garam itu menyebalkan. Hari ini berjalan baik tanpa kendala.

sapi teriyaki, ayam merica, brokoli, kentang tumbuk. buat seger-seger bikin sambal dabu-dabu segar. menu ini untuk dua kali makan selama ngantor euy.. :)
sapi bumbu wijen, ayam merica, brokoli, kentang tumbuk. buat seger-seger bikin sambal dabu-dabu segar. menu ini untuk dua kali makan selama ngantor euy.. 🙂

Hari 3: Mulai gelisah, karena di kantor ada rapat dan menyediakan aneka jajan pasar. Bisa tahan sampai kelar. Cuma, menu makan siangnya dimakan dua kali, sekitar jam 11.00 dan jam 12.00 hehe

sapi bawang merica dan brokoli
sapi bawang merica dan brokoli

Hari 4: Ini hari yang sudah malas untuk melanjutkan diet. Udah kebayang capcay dan bakso! Alhasil, sore hari di kantor makan separuh tempe goreng haha.

ayam butter dan kentang tumbuk. kalau tidak salah nih ayam dikasih sedikit madu deh biar agak yoi :p
ayam butter dan kentang tumbuk. kalau tidak salah nih ayam dikasih sedikit madu deh biar agak yoi :p

Hari 5 sampai 13 tetap mekan menu sesuai yang dijadwalkan tapi udah pakai sedikit garam dan tetap cheating makan kerupuk, siomay, dll. Sementara suami saya tetap bertahan meski akhirnya tidak sesuai jadwal dan ikutan saya yang cheating garam.

Beberapa kreasi menu lain berikut ini:

model ayam jahe madu, biar enggak bosen dan eneg yaa :) perasan jeruk nipis bikin agak melek laah
model ayam jahe madu, biar enggak bosen dan eneg yaa 🙂 perasan jeruk nipis bikin agak melek laah
semacam bahan untuk orek telur, biar makan telurnya bervariasi. telur, parutan wortel, sapi cincang, bakcoi, merica bubuk, dan bawang geprek.
semacam bahan untuk orek telur, biar makan telurnya bervariasi. telur, parutan wortel, sapi cincang, bakcoi, merica bubuk, dan bawang geprek.
ubi kukus, kentang gorwng, ayam lada, brokoli bakcoy bumbu bawang.
ubi kukus, kentang gorwng, ayam lada, brokoli bakcoy bumbu bawang.

Secara keseluruhan, diet ini efektif menyusutkan badan ya, kelihatan banget dari baju yang tadinya sesak bisa masuk dan agak longgar. Kami bisa turun 4 kg meski dietnya tidak lulus.

Mungkin yang menjadi catatan adalah…. bikin ngembang tubuhnya juga bisa cepat. Soalnya, diet mayo memeras kadar air dalam tubuh aja sih, yang susut itu air di tubuh bukan lemaknya haha.. Selanjutnya, yaaah, apalagi kalau bukan dengan sadar menjaga asupan yang kita pilih untuk tubuh kita sendiri.

Selamat makan sehat. Semoga bahagia 🙂

Diet Mayo: 3 Hari, Temanku Turun 5 Kg

Hah!? Diet Mayo!? Apa itu? Kata suamiku saat aku bercerita soal salah satu alternatif diet kekinian ini 😀 Intinya sih, diet tidak makan garam lah yaaa…

Kali ini, cara diet yang satu ini menarik perhatian suamiku. Soalnya, sudah ada bukti yang bisa dilihat keberhasilannya. Tak lain tak bukan adalah teman sekantorku alias bosku 😀

Ceritanya, pada awal April 2015, seperti biasa aku suka membuka kulkas kantor hanya sekadar iseng saja, siapa tahu ada yang taruh buah atau makanan yang bisa diminta :p – soalnya kulkas kantor selama ini hanya menjadi salah satu pajangan ruangan saja karena jaraaaaang banget ada isinya.

Menariknya, kali ini ada yang berbeda karena pada rak kedua terlihat paket katering dua boks dengan tempelan nama di bagian atasnya. Tertulis di bawah nama; ‘Menu Siang’ dan ‘Menu Sore’. Ooo, Pabos mulai kateringan – batinku.

Hampir setiap hari selama lima hari aku lakukan hal yang sama. Membuka kulkas, sesekali menaruh bekalku sendiri, sambil pantauan kalau kalau ada yang taruh bom! yakali kalo adaaa..

Selama lima hari itu pula selalu kulihat dua paket menu siang dan malam milik bosku tanpa membahas “Katering di mana?“, ” Kenapa milih katering?”, atau “Akhirnyaaa, makan teratur jugaaaa..” tak ada obrolan itu. Hanya khayalan saja xoxo.

Hingga pada malam hari, saat aku piket kerja, Pabos masuk ruangan dan mengobrol denganku dan dua teman di ruangan yang sama. Membahas seragam kantor yang longgar, BERAT BADAN, & DIET MAYO.

Pada dua minggu sebelumnya, pembahasan seragam kantor yang sesak cukup menghangat di antara sesama penghuni ruangan dingin di Semarang Selatan. Sampai-sampai Pabos tidak mengenakannya pada hari-hari di mana kudu berseragam.

Tetapi bersamaan dengan menu paket katering yang kulihat rutin itu, pada pekan yang sama, dia mengenakan seragam di hari ketentuan. “Tumben” seruku. Tampak kelonggaran pula. Hmmm, ini pertanyaan.

Aku udah turun lima kilo[gram] selama tiga hari. Beneran!! Makanya pakai seragam ini nih, malah agak longgar,” katanya sambil menarik baju seragam bagian pinggang untuk memperlihatkannya.

Kok bisa?!,” tanyaku penasaran.

Ituuu, aku DIET MAYO pake katering,” jelasnya.

Sesaat kemudian obrolan mengenai menu diet, efek diet, rasa makanan, harga katering, dan pertanyaan khas seputar diet yang sehat terus berkembang. Saat itu juga, aku langsung cetak dua lembar menu diet mayo hasil browsing. Satu buatku, sisa lainnya buat teman kantor yang tertarik menu diet mayo itu.

Dari pengalaman teman kantorku yang berhasil itu, aku tertarik mempraktikkannya sendiri. Tanpa pakai jasa katering. Pertama, karena kupikir cukup mahal. Diet mayo berlaku 13 hari dengan harga katering Rp1,3 juta untuk dua menu. *padahal akhirnya praktik siapkan menu sendiri juga mahal haha*

Kedua, karena setelah melihat tabel menu diet hasil berselancar di internet, kupikir cukup mudah disiapkan sendiri. Apalagi, selama ini sudah terbiasa memasak bekal yang simpel, makan sayur rebus dan mentah, juga tidak makan gula. Ini modal buat praktik diet mayo -pikirku-.

Sampai di rumah, kuceritakan kisah keberhasilan teman kantorku berdiet mayo. Tanpa bisa menjelaskan panjang lebar soal teknis dietnya. Kali ini aku hanya memberi dua contoh keberhasilan teman, satu teman kantor satunya teman kampus. Keterangan lebih jelas lainnya, aku berharap suamiku cari tahu sendiri.

Keesokan harinya, suamiku yang berbadan subur sekali, tampak tertarik model diet mayo. Kami membahasnya dan singkat cerita menyiapkan jadwal diet itu mulai 13 Mei 2015.

Ini beberapa menu kreasi diet mayoku: [detailnya ada di sini ya Pengalaman Diet Mayo]

biar enggak bosen ayam dan telur rebus. ayamnya bumbu madu dan telur bisa orak arik bumbu bawang.
biar enggak bosen ayam dan telur rebus. ayamnya bumbu madu dan telur bisa orak arik bumbu bawang.
ayam versi bumbu merica dan daging sapi versi teriyaki.
ayam versi bumbu merica dan daging sapi versi teriyaki.
kentang tumbuk buat variasi, daging sapi bumbu wijen, dan sambal dabu-dabu.
kentang tumbuk buat variasi, daging sapi bumbu wijen, dan sambal dabu-dabu.

Puding Telur Gula Jawa

Menu agar-agar atau puding telur dengan manis gula jawa ini saya dapat dari teman kantor duluuu, pada 2008.

Karena saya suka dengan gurih santan dan legitnya gua jawa, tertariklah untuk tahu bagaimana membuatnya.

puding atau agar-agar telur gula jawa. legit kenyal.
puding atau agar-agar telur gula jawa. legit kenyal.

Tyas Ratnawati, teman saya itu, kemudian memberi tahu detil resepnya, sayang saya lupa. Alhasil, agar-agar telur gula jawa yang saya bikin adalah hasil mengingat sebagian langkah dari pembuatan pudingnya Tyas. No problem, rasa tetap masuk di lidah, apalagi lapar.

wpid-img_20150620_140151.jpg

ini versi yang telurnya pecah saat diaduk hehe
ini versi yang telurnya pecah saat diaduk hehe

 

 

penyajiannya bisa ditaruh di mug/gelas jadi sekalian bisa disantap, atau juga bisa diiris tipis.

 

Kalau mau coba, bahannya berikut ya:
– 1 bungkus agar-agar, biasanya saya beli yang merek swallow
– 1 telur ayam
– 1,5 – 2 gula jawa diameter 5cm
– garam secukupnya
– air 2,5 gelas
– santan 1 bungkus (sch)

Cara membuat:
– tuang air dan campur dengan bubuk agar-agar, masukkan gula jawa yang sudah diserut
– masak di api sedang hingga gula jawa mencair lalu saring (kalau pengin agar-agarnya jernih, karena gula jawa biasanya ada serat kelapa atau pasirnya)
– tuangkan santan instan, tambahkan garam seperlunya, aduk rata
– setelah hampir mendidih, masukkan telur ayam yang sudah dikocok ringan – aduk santai saja
– tuang di wadah/cetakan puding, diamkan, dan siap disantap

*bisa juga ditambahkan irisan nangka untuk tambahan rasa