Telur Kukus Paprika Tomat

Telur rebus sebagai camilan berat rasanya sungguh biasa banget ya. Biar ganti suasana dan enggak bosen dengan asupan protein ini, maka penyajiannya bisa dikreasi macem-macem, salah satunya dikukus campur dengan sayuran.

Untuk resep ini saya memilih paprika hijau, tomat ceri, bawang bombai, basil kering, dan sedikit garam.

Telur kukus paprika tomat.
Telur kukus paprika tomat.

Ini rincianmembuat telur kukus paprika yang mudah banget:

Bahan

  • Siapkan telur ayam
  • Siapkan cetakan alumunium foil sesuaikan ukuran untuk satu telur
  • Potongan parika hijau
  • Potongan bawang bombai
  • Potongan tomat ceri
  • Daun basil kering/oregano/bubuk merica hitam
  • Garam & margarin secukupnya
  • Panci kukusan

Cara membuat

  • Olesi cetakan dengan margarin tipis saja
  • Pecahkan telur dan masukkan ke dalam cetakan
  • Beri isian potongan paprika, bawang bombai, tomat ceri sesuai selera
  • Taburkan daun basil kering dan atau bubuk merica hitam
  • Jika pengin rasanya asin, silakan beri tambahan garam ditabur secukupnya saja
  • Siap dikukus hingga matang
  • Sajikan untuk camilan berat, lauk nasi, atau campuran salad sayur
prosesnya gampang, tidak merepotkan/
prosesnya gampang, tidak merepotkan/
  • untuk isiannya bisa menyesuaikan selera, kira-kira apa yang menarik misalnya daun bawang, selederi, atau timun, dan cabai bagi yang suka pedas 🙂 

MUESLI: Bekal Praktis daripada Jajan

Mau makan apa ya? Enaknya makan apa nih? Warung mana yang buka?

Kira-kira pikiran itu mampir di benak kalau sudah mendekati jam makan di sela pekerjaan. Nah, dalam beberapa bulan terakhir, saya sengaja menyempatkan diri untuk menyiapkan bekal makan, baik itu sarapan, makan siang, atau makan malam.

Ini menu praktis, muesli dengan stroberi - kurma (mumpung lagi banyak dijual)
Ini menu praktis, muesli dengan stroberi – kurma (mumpung lagi banyak dijual)

Lhah, iya, pekerjaan saya kadang jadwal pagi, kadang siang, seringkali juga hingga larut malam. Jadi makanan yang praktis disiapkan dan tidak lekas basi jadi pilihan.

Apalagi, -alasannya- pekerjaan di dalam ruangan menuntut saya untuk ‘jaga gawang’ di depan komputer. Meskipun sebenarnya ada jam istirahat, tampaknya justru penyakit malas yang jinak, jadi suka beranjak dari tempat duduk maupun ke luar ruangan saat jam makan siang atau bahkan makan malam kalau pas ada piket lepas jam 19.00 wib.

Jadinya, muesli menjadi salah satu andalan. Nyiapinnya singkat, bahannya cukup gampang didapat, dan bisa tahan cukup lama di suhu luar ruang, apalagi kalau ditaruh di kulkas kantor.

Muesli, apa itu? Bagi yang awam dengan nama ini, SAMA, saya juga awalnya tidak tahu. Bahan ini bisa didapatkan di supermarket kok, ada yang merek supermarketnya, ada juga yang merek khusus. Saya belinya yang merek LOWAN, soalnya ya cuma itu yang tersedia. Ada dua pilihan, warna kuning untuk biji-bijian yang manis dan merah kecoklatan untuk yang hambar.

Keterangan detil soal muesli bisa dilihat di sini http://en.wikipedia.org/wiki/Muesli.

Muesli dengan potongan stroberi. Untuk menikmatinya, cukup ditambahkan susu atau kalau suka bisa pakai yogurt biar tambah kecuuuttt
Muesli dengan potongan stroberi. Untuk menikmatinya, cukup ditambahkan susu atau kalau suka bisa pakai yogurt biar tambah kecuuuttt

Sederhananya, muesli itu biji-bijian kering dari buah dan kacang yang dikeringkan, macam oatmeal. Untuk menikmatinya, biasa direndam dengan yoghurt, kefir, susu, juga jus buah beberapa menit.

Saya belum pernah coba muesli berkuah jus, lain kali lah pasti akan dites lidah. Tapi, muesli dengan yogurt bukan kesukaan saya, rasanya kecut dan hambar muesli jadi tambah nggak cocok di lidah.

Jadinya, selama ini yang pas ya muesli saja dengan susu tanpa lemak. Beberapa paduan yang pernah saya buat:

Muesli yang direndam lebih dari 4 jam tetap oke dimakan
Muesli yang direndam lebih dari 4 jam tetap oke dimakan

– muesli + stroberi + susu

– muesli + stroberi + kurma + susu

– muesli + pisang + yogurt + susu

– muesli + pisang + susu coklat manis

 

 

 

Untuk takarannya menyesuaikan selera saja, yang jelas susu/yogurt dituang hingga muesli terendam. Kalau suka agak lembek ya rendam lebih dari sejam, yang suka agak kriuk bisa rendam 10-15 menit saja. Saya sih suka rendam 4-5 jam karena langsung untuk bekal di kantor, so far rasanya tetap masuk.

Ini menu praktis, muesli dengan stroberi - kurma - susu segar.
Ini menu praktis, muesli dengan stroberi – kurma – susu segar.

Dari paduan kuahnya, lidah saya lebih memilih susu tanpa lemak. Pilihan susu coklat manis, susu krim vanila, dan yogurt tidak pas.

Tentu saja ya, ‘bubur biji’ setengah mangkuk bisa bikin kenyang. saya biasanya hanya 4-6 sendok teh muesli dicampur setengah gelas susu. kenyangnya luar biasa.

Puding Telur Gula Jawa

Menu agar-agar atau puding telur dengan manis gula jawa ini saya dapat dari teman kantor duluuu, pada 2008.

Karena saya suka dengan gurih santan dan legitnya gua jawa, tertariklah untuk tahu bagaimana membuatnya.

puding atau agar-agar telur gula jawa. legit kenyal.
puding atau agar-agar telur gula jawa. legit kenyal.

Tyas Ratnawati, teman saya itu, kemudian memberi tahu detil resepnya, sayang saya lupa. Alhasil, agar-agar telur gula jawa yang saya bikin adalah hasil mengingat sebagian langkah dari pembuatan pudingnya Tyas. No problem, rasa tetap masuk di lidah, apalagi lapar.

wpid-img_20150620_140151.jpg

ini versi yang telurnya pecah saat diaduk hehe
ini versi yang telurnya pecah saat diaduk hehe

 

 

penyajiannya bisa ditaruh di mug/gelas jadi sekalian bisa disantap, atau juga bisa diiris tipis.

 

Kalau mau coba, bahannya berikut ya:
– 1 bungkus agar-agar, biasanya saya beli yang merek swallow
– 1 telur ayam
– 1,5 – 2 gula jawa diameter 5cm
– garam secukupnya
– air 2,5 gelas
– santan 1 bungkus (sch)

Cara membuat:
– tuang air dan campur dengan bubuk agar-agar, masukkan gula jawa yang sudah diserut
– masak di api sedang hingga gula jawa mencair lalu saring (kalau pengin agar-agarnya jernih, karena gula jawa biasanya ada serat kelapa atau pasirnya)
– tuangkan santan instan, tambahkan garam seperlunya, aduk rata
– setelah hampir mendidih, masukkan telur ayam yang sudah dikocok ringan – aduk santai saja
– tuang di wadah/cetakan puding, diamkan, dan siap disantap

*bisa juga ditambahkan irisan nangka untuk tambahan rasa