Review Keju Indrakila: Pekat Susu Asin Sepotong Mountain

Setelah berhasil menikmati dua jenis keju lokal; Feta &  Mozzarela buatan Boyolali dengan merek Indrakila, akhirnya lidah saya bisa merasakan sensasi yang berbeda dari keju tua jenis Mountain dari pabrik yang sama.

Maret lalu saya membeli 3 jenis keju tersebut, dengan masa kadaluwarsa pertengahan Juni 2016. Keju feta yang asin sudah ludes lebih dulu untuk campuran salad, selanjutnya mozzarela sudah menginspirasi saya untuk mencoba membuat pizza sendiri.

Masing-masing keju itu memiliki kekhsan dan peruntukannya sendiri. Saya sempat bingung mau pakai mountain kira-kira untuk apa, secara, dari reseller-nya waktu itu, Ibu Maryati, disarankan menjadi campuran pembuatan cheese cake. Repot juga, kan saya enggak/belum pernah bikin kue…

Menjelang 3 hari masa kadaluwarsa, saya nekat menggunakan keju mountain sebagai pengganti jenis keju tua lainnya (edame) untuk bahan campuran kaastengels. Saat itu masa menjelang Lebaran di mana banyak seliweran bakul kue kering dan resep yang menarik perhatian saya.

Keju Mountain adalah jenis keju tua. Pabrik Indrakila di Boyolali mengolah produk ini selama tiga bulan sebelum dikemas.
Keju Mountain adalah jenis keju tua. Pabrik Indrakila di Boyolali mengolah produk ini selama tiga bulan sebelum dikemas.

Ternyata, hasil kaastengels dengan keju mountain cocok juga lho, mungkin karena memang peruntukan keju tua paling pas di jenis kue kering asin ini. Soal rasa, kalau cermat memang hasilnya berbeda dengan kaastengels keju edame. Dengan keju mountain, kaastengels kuat banget bau susunya, ‘aroma asin’ nya sudah bisa ketebak. Paling pas kalau kue dipanggang kering agak gosong. Kriuss!

Keju mountain menghasilkan kaastengels dengan bau susu yang kuat dan 'aroma asin' yang bisa dibayangkan hihi... susah deskripsinya... gurih enak!
Keju mountain menghasilkan kaastengels dengan bau susu yang kuat dan ‘aroma asin’ yang bisa dibayangkan hihi… susah deskripsinya… gurih enak!

Sebelumnya, di awal percobaan rasa, kenju mountain saya campurkan ke adonan quice bayam. Hasilnya kurang pas, soalnya keju pekat bau susu kuat, menurut saya terlalu kuat. Bagi yang suka keju & susu, saya rasa cocok juga sih menyampurkan keju mountain untuk quice, sekalian inovasi rasa hehe.

Keju mountain untuk campuran quiche bayam kukus. Kurang pas ya menurut saya.
Keju mountain untuk campuran quiche bayam kukus. Kurang pas ya menurut saya.

Review Keju Indrakila: Mozzarela Meleleh Ringan di Mulut

Setelah review keju feta Boyolali produksinya pabrik Indrakila, kini saatnya berbagi pengalaman nikmatnya keju mozzarella dari pabrik yang sama.

keju mozzarella keluaran Pabrik Keju Indrakila Boyolali.
keju mozzarella keluaran Pabrik Keju Indrakila Boyolali.

Keju jenis mozzarella paling gampang ditemui di atasan pizza dan lasagna, juga beberapa menu yang sekarang videonya sering seliweran di sosial media. Jika sudah diterapkan ke makanan dan dipanaskan/dimasak, bantuknya akan molor kalau makanan ditarik, seketika menambah kenikmatan saat mengunyahnya.

Sama dengan mozzarella pada umumnya, produk keluaran Indrakila juga demikian. Bedanya, sepengalaman saya, jika dalam suhu udara normal bentuknya lebih lembek dari jenis yang sama dengan merek-merek yang berbeda. Jika diiris, teksturnya kenyal dan kelihatan agak berserat.

Soal rasa, keju berkadar air tinggi keluaran Boyolali ini rasanya ringan dan memang kurang mendominasi karena bukan keju asin, jadi ya memang pas untuk topping pizza. 

Untuk kelas keju lokal, Indrakila cukup teruji. Rasanya pas dan harganya lebih ekonomis.

Saya sempat menerapkan mozzarella untuk beberapa menu, tetapi paling mantep tetap di atasan lempeng roti pizza.

paling pas untuk topping pizza.
paling pas untuk topping pizza. 

Mozzarela seperti menemukan pasangannya ketika diterapkan untuk pizza. Pas, cocok sempurna.

mozzarella di quiche brokoli. kurang pas karena dicampurkan, mungkin lebih pas diserut di atas untuk topping.
mozzarella di quiche brokoli. 

Kurang pas untuk menu di atas karena dicampurkan, mungkin lebih pas diserut di atas untuk topping.

untuk campuran pasta kentang. cukup pas hanya kurang banyak.
untuk campuran pasta kentang. 

Untuk jenis pasta dan gratin akan cukup pas untuk campuran bahan dan topping.

Review Keju Indrakila: Cita Rasa Asin si Feta

Keju Indrakila merupakan merek produksi olahan susu sapi dari Boyolali, Jawa Tengah. Salah satu reseller-nya, Ibu Maryati, yang bertemu saya pada akhir Maret lalu, mengatakan perusahaan skala rumahan tersebut saat ini hanya membuat tiga jenis keju; Feta, Mozzarela, dan Mountain.

Saya sengaja membeli ketiganya, langsung dari Boyolali. Tetapi, sampai saat ini baru mencicipi keju feta. Rasanya asin asam.

potongan feta yang menggoda. asin asem nikmat rasanya.
potongan feta yang menggoda. asin asem nikmat rasanya.

Feta, menurut wikipedia adalah keju putih asin lembut yang secara tradisional awalnya berasal dari Yunani. Ciri khas lain biasanya keju feta memiliki lubang dalam bentuknya. Nah, feta buatan Indrakila Boyolali juga tampak berlubang dan padat.

Soal rasa, feta Indrakila Boyolali asin sesuai jenisnya, agak asam, dan bau susunya kuaaat sekali 🙂

Keju feta dari Kota Susu ini dijual blok/batangan dibungkus plastik rapat kedap udara dengan masa kadaluwarsa kalau tidak salah 5 sekitar  bulan. Feta yang saya ambil beratnya 302 gram dengan harga Rp37.700,-

Jadi, kalau mau membandingkan dengan harga merek lain, silakan hitung. Yang jelas feta Boyolali menurut saya jauh lebih ekonomis dengan rasa melebihi kesederhanaan harganya, alias, mantep!

Rekomendasinya, keju feta pas untuk aneka salad baik sayur maupun buah. Saya juga sempat menyelipkan potongan feta untuk roti jenis french toast tetapi jatuhnya terlalu asin 🙂

menurut saya dan juga saran dari Boyolali sana, paling pas buat campuran salad.
menurut saya dan juga saran dari Boyolali sana, paling pas buat campuran salad.
unik juga untuk selipan french toast, asin kecutnya terasa.
unik juga untuk selipan french toast, asin kecutnya terasa.